man 2

MANDUTA – MAN 2 Tulungagung mengikuti kegiatan upgrading GTK madrasah berasrama sekaligus penguatan kerja sama dengan Korea Muslim Federation (KMF) yang berlangsung di Hotel Best Western De Papilio, Surabaya, pada 21–22 Juli 2026. Kegiatan ini diikuti bersama 62 madrasah terpilih di Jawa Timur dan menjadi langkah penting dalam memperkuat mutu pengelolaan madrasah berasrama, meningkatkan kompetensi guru dan tenaga kependidikan, serta memperluas jejaring internasional bagi MAN 2, MAN 2 Tulungagung, dan MAN Tulungagung di bawah pembinaan Kemenag Tulungagung serta Kemenag Jawa Timur. Dari MAN 2 Tulungagung, kegiatan tersebut diwakili oleh Dwi Asih Mundirotul Laili selaku wakil kepala madrasah bidang humas dan Dwi Mulati selaku pengurus Ma’had.

Rangkaian kegiatan dimulai pada Selasa, 21 Juli 2026, dengan registrasi peserta dan makan siang di lantai 7 Lacewing, kemudian dilanjutkan gladi bersih bagi kepala madrasah untuk penandatanganan PKM dengan KMF di Ballroom Lacewing lantai 7. Setelah seluruh peserta memasuki ballroom, acara dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah, Kepala Bidang, serta penandatanganan PKM Madrasah dengan KMF yang diwakili Mr. Kim Hyungmin selaku General Manager of Busan Branch of KMF. Usai ishoma, kegiatan berlanjut dengan materi Kebijakan Madrasah Berasrama oleh Direktur GTK yang diwakili Kasubdit GTK Dr. Imam Bukhor, M.Pd., serta sesi best practice pembelajaran kolaborasi dengan KMF oleh Syaikhoni, Ph.D. selaku Head of Religious Affairs of KMF Busan bersama Dewan Asatiz.

man 2

Pada hari kedua, Rabu, 22 Juli 2026, peserta memulai agenda dengan sarapan di resto lantai 7, kemudian mengikuti materi Manajemen Madrasah Berasrama oleh Prof. Dr. Muhammad Tohir, M.Pd. Setelah itu, agenda dilanjutkan dengan sosialisasi strategi pembelajaran Kurubut Turots oleh Tim Pengembang Pembelajaran Kitab Kuning, pemilihan ketua dan pengurus Forum Madrasah Berasrama Jawa Timur, penyusunan program dan rekomendasi forum, Dalam forum tersebut, Bu Alya dari MAN 1 Jember terpilih sebagai ketua Madrasah Berasrama se-Jawa Timur. Agenda kemudian ditutup oleh Ketua Tim GTK sebagai penanda berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk memperkuat tata kelola ma’had, menyamakan visi pengembangan, dan membangun ruang kerja sama yang lebih luas antar-madrasah berasrama.

Kegiatan ini juga menjadi ruang penting untuk menumbuhkan karakter profesional, terbuka, dan bertanggung jawab di kalangan GTK serta pengelola ma’had. Melalui forum ini, para peserta didorong untuk tidak hanya memahami aspek teknis pengelolaan lembaga, tetapi juga membangun budaya kerja yang disiplin, santun, dan adaptif terhadap perkembangan pendidikan. Nilai-nilai tersebut menjadi dasar penting bagi madrasah berasrama dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat, tertib, dan berorientasi pada mutu.

man 2

Kepala MAN 2 Tulungagung, Muhamad Dopir, menyampaikan bahwa kegiatan upgrading GTK dan kerja sama dengan Korea Muslim Federation merupakan langkah strategis untuk memperkuat arah pengembangan madrasah berasrama. “Kami menyambut baik kerja sama ini karena membuka peluang besar bagi MAN 2 Tulungagung untuk terus belajar, berbenah, dan memperluas jejaring internasional. Penguatan GTK dan ma’had sangat penting agar layanan pendidikan di madrasah semakin berkualitas, berkarakter, dan mampu menjawab kebutuhan zaman. Kami berharap kerja sama ini memberi manfaat nyata bagi pengembangan madrasah dan pembinaan peserta didik,” ujarnya.

 

63490cookie-check62 Madrasah Terpilih di Jatim Ikuti Upgrading GTK dan Kolaborasi dengan KMF
Jangan lupa bagikan!

Related posts