MANDUTA – Tiga alumni MAN 2 Tulungagung berhasil lolos seleksi Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026, program beasiswa Kementerian Agama RI yang bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Proses seleksi berlangsung pada Juni–Juli 2026, sedangkan pengumuman kelulusan diterima pada 29 Juli 2026. Capaian ini menjadi kabar membanggakan bagi MAN 2, MAN 2 Tulungagung, dan MAN Tulungagung karena ketiganya berhasil menembus persaingan nasional untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi pilihan melalui jalur beasiswa. BIB merupakan program pembiayaan pendidikan Kementerian Agama dan LPDP yang mendukung studi pada jenjang sarjana hingga doktoral, baik di dalam maupun luar negeri.

Penerima beasiswa pertama adalah Akira Bachra Adji, alumni kelas XII-3, yang lolos melalui skema Beasiswa Akselerasi di Program Studi Bahasa dan Sastra Arab, UIN Sunan Ampel Surabaya. Akira memperoleh kesempatan menempuh program akselerasi atau double degree S1 dan S2 secara bersamaan. Program tersebut membuka jalan baginya untuk memperdalam bidang bahasa dan sastra Arab dalam jalur pendidikan yang lebih terarah. Skema akselerasi Bahasa Arab di UIN Sunan Ampel Surabaya juga tercatat sebagai salah satu program yang tersedia dalam Beasiswa Indonesia Bangkit 2026.


Dua alumni lain meraih Beasiswa Indonesia Bangkit melalui skema BIB Santri. Nasywa Salma, alumnus kelas XII-PK, diterima di Program Studi Psikologi jenjang S1, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Sementara itu, Hanifa Sekar Ayu Sukmana, alumnus kelas XII-KBC, lolos di Program Studi Akuntansi S1, Universitas Airlangga. Ketiganya menunjukkan bahwa ketekunan dalam belajar, kesiapan mengikuti seleksi, dan keberanian menetapkan tujuan dapat membuka peluang untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Keberhasilan mereka sekaligus memperlihatkan potensi lulusan madrasah untuk bersaing dan memperoleh akses pendidikan berkualitas melalui program beasiswa nasional.
Kepala MAN 2 Tulungagung, Muhamad Dopir, mengapresiasi capaian ketiga alumni tersebut. “Kami bersyukur dan bangga atas keberhasilan Akira, Nasywa, dan Hanifa. Mereka telah membuktikan bahwa murid madrasah mampu meraih kesempatan pendidikan terbaik melalui kerja keras, disiplin, dan doa. Capaian ini juga menjadi motivasi bagi seluruh murid MAN 2 Tulungagung untuk mempersiapkan diri sejak dini, berani mengikuti seleksi, serta terus mengembangkan prestasi sesuai bidang yang diminati,” ujarnya.
Keberhasilan tiga alumni ini menjadi pengingat bagi murid MAN 2 Tulungagung bahwa masa depan dibangun dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten. Setiap proses belajar, kegiatan organisasi, prestasi, dan keberanian mencoba merupakan bekal untuk menjemput peluang yang lebih besar. Dengan semangat pantang menyerah dan dukungan seluruh warga madrasah, murid MAN 2 Tulungagung diharapkan terus melanjutkan tradisi prestasi, membawa manfaat bagi masyarakat, serta mengharumkan nama Kemenag Tulungagung dan Kemenag Jawa Timur di tingkat nasional maupun internasional.


Komentar Terbaru