MANDUTA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan MAN 2 Tulungagung melalui Lintang Odeliazeta Sasmito, siswi kelas U-17 putri, yang berhasil meraih juara 1 pada Liga Jatim Seri 2 & Bupati Cup cabang paralayang tingkat provinsi. Lomba berlangsung di Bukit Watu Bayang, Klangon, Madiun, pada 14–16 Agustus 2026, dan diselenggarakan oleh Pengurus Paralayang Provinsi Jawa Timur. Capaian ini menjadi kebanggaan bagi MAN 2, MAN 2 Tulungagung, dan MAN Tulungagung, sekaligus memperkuat peran madrasah dalam membina bakat olahraga di bawah pembinaan Kemenag Tulungagung dan Kemenag Jawa Timur.

Paralayang merupakan olahraga udara yang menuntut ketenangan, konsentrasi, kemampuan membaca arah angin, serta ketepatan teknik saat take-off dan mendarat. Dalam kompetisi tingkat provinsi seperti Liga Jatim Seri 2 & Bupati Cup, para atlet muda diuji melalui serangkaian tugas terbang (task) yang menilai akurasi rute, efisiensi waktu, dan kemampuan adaptasi terhadap kondisi cuaca. Lintang berhasil menunjukkan konsistensi performa selama tiga hari lomba, mengumpulkan poin tertinggi, dan keluar sebagai juara 1 di kategori U-17 putri. Prestasi ini membuktikan bahwa murid madrasah mampu bersaing di cabang olahraga yang membutuhkan kedisiplinan tinggi dan mental tangguh.
Keberhasilan Lintang tidak lepas dari proses latihan rutin, bimbingan pelatih, serta dukungan orang tua dan madrasah. Setiap sesi latihan di lapangan, simulasi kondisi terbang, dan evaluasi pasca-terbang menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan diri dan ketepatan keputusan di udara. Melalui prestasi ini, MAN 2 Tulungagung kembali menunjukkan bahwa pendidikan di madrasah tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga memberikan ruang bagi pengembangan bakat non-akademik, termasuk olahraga ekstrem seperti paralayang.

Kepala MAN 2 Tulungagung, Muhamad Dopir, menyampaikan apresiasi atas pencapaian Lintang. “Kami bangga atas prestasi Lintang yang berhasil meraih juara 1 di Liga Jatim Seri 2 & Bupati Cup. Ini adalah hasil kerja keras, disiplin latihan, dan dukungan penuh dari keluarga serta pelatih. Semoga prestasi ini memotivasi murid lain untuk terus mengembangkan bakat, berani mencoba hal baru, dan membawa nama baik madrasah di berbagai ajang,” ujarnya.
Prestasi Lintang menjadi pengingat bagi murid MAN 2 Tulungagung bahwa setiap impian dapat diraih dengan proses yang konsisten. Dari latihan di darat hingga terbang di udara, semua membutuhkan kesabaran, keberanian, dan tanggung jawab. Dengan semangat itu, seluruh murid MAN 2 Tulungagung diharapkan terus berani bermimpi, tekun berlatih, dan berprestasi demi mengharumkan nama Kemenag Tulungagung dan Kemenag Jawa Timur.


Komentar Terbaru