MANDUTA — GEN-TANI, sebuah prototipe Smart Farming berbasis Internet of Things (IoT) yang dikembangkan oleh pelajar MAN 2 Tulungagung, resmi diperkenalkan sebagai solusi pemantauan nutrisi tanah secara real-time. Alat ini dirancang untuk membantu petani, khususnya generasi muda, memantau kondisi tanah dengan cepat dan akurat sehingga pengambilan keputusan bercocok tanam menjadi lebih tepat waktu dan efisien.

Menurut tim pengembang yang dimotori oleh murid-murid MAN 2 Tulungagung, GEN-TANI menunjukkan tingkat kelayakan teknis sebesar 89,57%, dengan waktu respons rata-rata hanya 2 detik dan konsistensi pembacaan sensor mencapai 99%. Angka-angka tersebut menjadi indikator bahwa perangkat ini mampu memberikan data yang andal untuk menentukan kebutuhan pemupukan dan perbaikan kualitas tanah secara berkelanjutan.

“Produk ini lahir dari kebutuhan nyata untuk mempercepat regenerasi petani melalui pemanfaatan teknologi tepat guna,” ujar salah satu anggota tim. GEN-TANI menggabungkan sensor nutrisi tanah yang terhubung ke modul IoT sehingga data bisa langsung dikirim ke aplikasi atau dashboard monitoring. Dengan demikian, petani dapat memantau parameter seperti pH, kadar nitrogen, fosfor, dan kalium secara berkala tanpa harus melakukan uji laboratorium yang memakan waktu dan biaya.

Selain aspek teknis, pengembangan GEN-TANI juga memiliki nilai edukatif tinggi. Kegiatan penelitian ini melibatkan proses pembelajaran lintas disiplin, mulai dari elektronika, pemrograman, hingga agronomi. Tim pengembang berharap solusi ini dapat menginspirasi pelajar lain untuk terlibat dalam inovasi pertanian dan memperkuat basis riset di lingkungan sekolah.Pihak sekolah menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif ini dan berencana menjajaki kerja sama dengan kelompok tani lokal untuk uji lapang lebih lanjut. “Kami mendorong siswa untuk terus mengembangkan karya ilmiah yang relevan dengan kebutuhan masyarakat,” kata kepala sekolah MAN 2 Tulungagung.

GEN-TANI saat ini masih dalam tahap prototipe dan pengujian lanjutan. Tim berencana mengoptimalkan antarmuka pengguna, menambah fitur analisis berbasis data historis, serta mencari pendanaan untuk produksi skala kecil. Jika berhasil, alat ini berpotensi menjadi salah satu solusi pendukung pertanian digital yang mempermudah regenerasi petani muda di Indonesia menjelang 2045.

61520cookie-checkGEN-TANI: Inovasi Smart Farming Pelajar untuk Masa Depan Pertanian Indonesia
Jangan lupa bagikan!

Related posts