MANDUTA – MAN 2 Tulungagung menutup rangkaian Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) pada Kamis, 16 Juli 2026, dengan kegiatan yang padat, bermanfaat, dan penuh semangat. Hari keempat sekaligus penutupan MATAMUDA diawali dengan cek kesehatan gratis (CKG) yang dilaksanakan oleh PMR bekerja sama dengan Puskesmas Beji Tulungagung. Kegiatan ini menjadi perhatian penting karena sejak awal murid baru diajak mengenali kondisi kesehatan diri, sementara madrasah menunjukkan kepeduliannya terhadap tumbuh kembang peserta didik. Setelah itu, suasana madrasah semakin semarak dengan parade ekstra, tampilan ekstra, dan stand ekstra fair yang menampilkan beragam kegiatan ekstrakurikuler unggulan MAN 2, MAN 2 Tulungagung, dan MAN Tulungagung. Para murid baru mendapat kesempatan melihat langsung potensi, prestasi, dan ragam pembinaan yang tersedia di madrasah. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sholat Duha/Duhur berjamaah di Masjid Al Furqon, kemudian awarding sebagai penutup seluruh agenda MATAMUDA yang dipimpin langsung oleh Kepala MAN 2 Tulungagung, Muhamad Dopir. Seluruh kegiatan ini menjadi bagian dari proses pengenalan madrasah yang bukan hanya memperkenalkan lingkungan belajar, tetapi juga menanamkan budaya sehat, tertib, religius, dan berprestasi di bawah pembinaan Kemenag Tulungagung serta Kemenag Jawa Timur.
Pembinaan karakter pada hari penutupan MATAMUDA terlihat dari susunan kegiatan yang menyentuh banyak aspek kehidupan murid. Cek kesehatan gratis menumbuhkan kesadaran untuk menjaga diri dan peduli pada kesehatan sebagai modal utama belajar. Parade ekstra dan stand ekstra fair mengajarkan murid untuk berani mengenal potensi diri, memilih kegiatan sesuai minat, serta menghargai kerja keras kakak kelas yang telah lebih dulu aktif dalam berbagai bidang. Sementara itu, sholat berjamaah di masjid menguatkan pembiasaan religius, kedisiplinan, dan kebersamaan dalam satu barisan yang sama. Di akhir acara, awarding menjadi bentuk apresiasi yang mendorong murid untuk terus berkembang, menjunjung sportivitas, dan memahami bahwa setiap usaha yang dilakukan dengan sungguh-sungguh layak mendapat penghargaan.
Rangkaian penutupan MATAMUDA ini juga menegaskan bahwa madrasah berupaya menghadirkan pengalaman yang lengkap bagi murid baru, mulai dari perhatian terhadap kesehatan, pengenalan minat dan bakat, penguatan spiritual, hingga apresiasi atas partisipasi mereka selama kegiatan berlangsung. Dengan format seperti ini, murid baru tidak hanya selesai mengikuti orientasi, tetapi juga pulang dengan pemahaman yang lebih utuh tentang budaya MAN 2 Tulungagung sebagai madrasah yang ramah, aktif, dan memberi ruang luas bagi pengembangan diri. Kehadiran PMR, Puskesmas Beji, guru, pegawai, serta seluruh warga madrasah membuat penutupan MATAMUDA terasa hidup dan memberi kesan mendalam bagi peserta didik baru.

Kepala MAN 2 Tulungagung, Muhamad Dopir, menyampaikan bahwa penutupan MATAMUDA menjadi momen penting untuk menegaskan arah pembinaan murid sejak awal memasuki madrasah. “Melalui kegiatan hari ini, kami ingin murid baru merasakan bahwa MAN 2 Tulungagung bukan hanya tempat belajar, tetapi juga tempat tumbuh, sehat, berdisiplin, dan berprestasi. Cek kesehatan, parade ekstra, sholat berjamaah, hingga awarding adalah rangkaian yang kami susun agar anak-anak mengenal madrasah secara utuh, sekaligus memahami bahwa setiap potensi perlu dirawat dengan baik. Kami berharap mereka menjadi bagian dari keluarga besar madrasah yang siap melangkah maju bersama,” ujarnya.


Komentar Terbaru