man 2

MANDUTA – Kegiatan kokurikuler kelas XI-KBC MAN 2 Tulungagung berlangsung pada hari kamis, 11 Juni 2026 dengan nuansa edukatif dan penuh makna saat para murid mengikuti wisata sejarah dan budaya lokal ke Masjid Ar Rahman Blitar dan Makam Bung Karno. Agenda ini digelar sebagai bagian dari pembelajaran di luar kelas yang dirancang untuk menggali nilai nasionalisme dan religiusitas melalui pengalaman langsung di situs sejarah. Dalam kunjungan tersebut, para murid diajak memahami bagaimana nilai ibadah, toleransi, kepemimpinan, dan pengorbanan dapat dipelajari bukan hanya dari buku, tetapi juga dari jejak sejarah dan ruang-ruang budaya yang masih hidup di tengah masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari penguatan karakter murid MAN 2, MAN 2 Tulungagung, dan MAN Tulungagung dalam bingkai pembinaan yang sejalan dengan semangat Kemenag Tulungagung dan Kemenag Jawa Timur.

Di Masjid Ar Rahman Blitar, murid diajak melihat langsung bagaimana nilai religiusitas tumbuh dalam kehidupan umat melalui tempat ibadah yang menjadi ruang kebersamaan dan penguatan spiritual. Sementara di Makam Bung Karno, para murid mendapat kesempatan untuk menelusuri jejak sejarah sang Proklamator sekaligus merenungkan semangat perjuangan, pengorbanan, dan kecintaan pada tanah air yang diwariskannya. Melalui dua lokasi itu, murid tidak hanya belajar sejarah, tetapi juga menangkap pesan bahwa nasionalisme dan religiusitas dapat berjalan beriringan dalam membentuk pribadi yang berkarakter. Pengalaman ini memberi ruang bagi murid untuk memahami bahwa cinta tanah air tidak berhenti pada slogan, melainkan diwujudkan dalam sikap disiplin, tanggung jawab, dan penghormatan terhadap nilai-nilai luhur bangsa.

man 2

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan antusias. Para murid terlihat aktif menyimak setiap penjelasan, mencatat hal-hal penting, dan berdiskusi dengan teman satu kelompok mengenai nilai-nilai yang mereka temukan selama perjalanan. Kegiatan kokurikuler ini juga memberi kesempatan bagi murid untuk berlatih kerja sama, kepedulian, serta kemampuan refleksi terhadap pengalaman belajar yang mereka jalani. Melalui wisata edukasi sejarah dan budaya lokal ini, madrasah berharap murid tidak hanya mengenal tokoh dan tempat bersejarah, tetapi juga mampu meneladani nilai-nilai yang terkandung di dalamnya untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala MAN 2 Tulungagung, Muhamad Dopir, menyampaikan bahwa kegiatan kokurikuler seperti ini merupakan bagian penting dari pembelajaran yang utuh bagi murid. “Kami ingin murid MAN 2 Tulungagung belajar langsung dari lingkungan sekitar yang penuh nilai sejarah dan budaya. Melalui kunjungan ke Masjid Ar Rahman dan Makam Bung Karno, mereka tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga merasakan pengalaman batin yang membentuk karakter. Harapan kami, murid semakin tumbuh menjadi generasi yang religius, nasionalis, disiplin, dan memiliki kepedulian terhadap bangsa serta budaya lokal,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa madrasah akan terus memberi ruang bagi murid untuk belajar dari beragam sumber, termasuk situs sejarah, budaya, dan lingkungan sosial yang ada di sekitar mereka. Menurutnya, pembelajaran seperti ini penting agar murid tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan moral dan sosial yang kuat. Dengan begitu, MAN 2 Tulungagung dapat terus melahirkan generasi yang siap menghadapi masa depan tanpa meninggalkan akar sejarah dan nilai-nilai kebangsaan yang menjadi jati diri bangsa.

62780cookie-checkKokurikuler XI-KBC MAN 2 Tulungagung Ajak Murid Gali Nasionalisme Lewat Wisata Sejarah
Jangan lupa bagikan!

Related posts