MANDUTA – Keluarga besar MAN 2 Tulungagung menggelar anjangsana di rumah Bapak Maskur pada Minggu, 26 April 2026, dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh keluarga besar MAN 2 Tulungagung, para guru dan pegawai, Ketua Komite MAN 2 Tulungagung KH. Muhson Hamdani, M.Sy., serta bapak ibu guru dan pegawai yang telah purna tugas dari MAN 2 Tulungagung. Acara ini dipandu oleh MC Faizal Amri, S.Pd.I., dan berlangsung dengan suasana akrab yang mempererat silaturahmi antarwarga madrasah. Momen tersebut menjadi semakin istimewa dengan kehadiran Kepala MAN 1 Tulungagung Drs. Muhibuddin, M.Pd. dan Kepala MAN 3 Tulungagung Yayuk Winarti, S.Pd., M.Pd., yang pernah menjabat sebagai waka kurikulum di MAN 2 Tulungagung. Kehadiran para pimpinan madrasah ini menegaskan kuatnya ikatan keluarga besar madrasah di bawah pembinaan Kemenag Tulungagung dan Kemenag Jawa Timur, sekaligus menunjukkan bahwa MAN Tulungagung tetap menjadi rumah besar bagi para alumni dan tokoh pendidik yang pernah berkontribusi di dalamnya.
Anjangsana ini juga menjadi ruang nostalgia dan penguatan komitmen bersama untuk terus memajukan pendidikan madrasah di Tulungagung. Para kepala madrasah yang hadir diketahui merupakan alumni MAN 2 Tulungagung, sehingga pertemuan tersebut menghadirkan semangat yang lebih dari sekadar silaturahmi biasa. Dalam suasana penuh keakraban, keluarga besar madrasah berharap hubungan antarsatuan pendidikan di lingkungan MAN Tulungagung semakin solid, saling mendukung, dan bersama-sama mendorong mutu pendidikan madrasah agar semakin unggul di tengah persaingan pendidikan menengah. Kebersamaan ini juga menjadi pengingat bahwa keberhasilan sebuah lembaga tidak lahir dalam waktu singkat, melainkan dibangun oleh kerja panjang, dedikasi, dan semangat para pendahulu yang telah lebih dulu meletakkan dasar kuat bagi MAN 2 Tulungagung.

Tuan rumah, Drs. Maskur, dalam sambutannya menyampaikan pesan yang hangat kepada keluarga besar madrasah. Ia menitipkan MAN 2 Tulungagung kepada para guru dan pegawai yang masih muda agar dapat melanjutkan perjuangan para senior yang telah lebih dulu membangun madrasah dengan sepenuh hati. “Saya titip MAN 2 Tulungagung ini kepada adik-adik guru dan pegawai yang masih muda. Apa yang telah dirintis para senior dulu harus dijaga, dilanjutkan, dan dibuat lebih baik lagi. Semoga MAN 2 Tulungagung semakin unggul, semakin maju, dan terus memberi manfaat besar bagi dunia pendidikan,” ujarnya. Pesan itu disambut hangat oleh para hadirin sebagai bentuk harapan agar semangat pengabdian di lingkungan madrasah tidak pernah putus dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Ketua Komite MAN 2 Tulungagung KH. Muhson Hamdani, M.Sy. juga menyampaikan tausiyah yang menekankan pentingnya menjaga silaturahmi dalam keluarga besar MAN 2 Tulungagung. Ia mendoakan agar seluruh murid MAN 2 Tulungagung tumbuh menjadi pribadi yang sukses, berakhlak baik, dan tidak melupakan jasa para guru yang telah membimbing mereka. “Silaturahmi seperti ini sangat penting bagi keluarga besar MAN 2 Tulungagung karena dari kebersamaan inilah lahir kekuatan, kekompakan, dan rasa saling mendukung. Saya juga mendoakan agar seluruh murid MAN 2 Tulungagung kelak menjadi pribadi yang sukses, berprestasi, dan tidak pernah melupakan jasa guru-gurunya. Kepada para kepala madrasah yang kebetulan juga merupakan keluarga besar MAN 2 Tulungagung, saya titip agar terus memberikan kontribusi terbaik bagi dunia pendidikan serta mencetak generasi yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara,” ujarnya. Tausiyah itu menambah makna kebersamaan dalam acara anjangsana dan menjadi pengingat bahwa hubungan yang baik antarsesama warga madrasah harus terus dijaga.
Kepala MAN 2 Tulungagung, Drs. Muhamad Dopir, M.Pd.I., juga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya anjangsana tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini penting untuk menjaga tali persaudaraan dan memperkuat semangat kebersamaan di antara keluarga besar madrasah. “Anjangsana ini bukan sekadar pertemuan, tetapi ruang untuk menguatkan hati, menyambung silaturahmi, dan menegaskan komitmen kita bersama dalam memajukan MAN 2 Tulungagung. Kehadiran para kepala madrasah alumni MAN 2 menjadi kebanggaan tersendiri dan semoga menjadi inspirasi bagi seluruh warga madrasah untuk terus bekerja dengan ikhlas dan sungguh-sungguh,” tuturnya. Ia menambahkan bahwa kekuatan sebuah madrasah terletak pada persatuan, keteladanan, dan semangat saling mendukung antarwarga madrasah.
Kegiatan anjangsana ini menjadi cerminan bahwa MAN 2 Tulungagung bukan hanya tempat bekerja dan belajar, tetapi juga rumah besar yang menyimpan banyak kenangan, perjuangan, dan harapan. Dengan hadirnya para tokoh madrasah, guru, pegawai, Ketua Komite, para purna tugas, serta keluarga besar MAN 2 Tulungagung, acara ini meninggalkan pesan kuat bahwa kemajuan pendidikan madrasah akan lebih mudah dicapai jika semua unsur bergerak bersama. Harapan yang disampaikan dalam anjangsana ini menjadi penguat semangat bagi MAN Tulungagung untuk terus tumbuh sebagai madrasah unggul, berkarakter, dan berdaya saing tinggi di bawah naungan Kemenag Tulungagung dan Kemenag Jawa Timur.


Komentar Terbaru