MANDUTA – Ujian Madrasah (UM) tahun ajaran 2025/2026 di Madrasah Aliyah Negeri 2 (MAN 2) Tulungagung resmi berlangsung mulai tanggal 2 Maret hingga 10 Maret 2026. Seluruh siswa kelas XII dari berbagai peminatan mengikuti rangkaian ujian ini dengan menggunakan smartphone sebagai perangkat utama pengerjaan soal, selaras dengan arah digitalisasi pendidikan yang digulirkan Kemenag Tulungagung dan Kemenag Jawa Timur.
Menjelang pelaksanaan UM, bidang kurikulum MAN 2 Tulungagung telah menyiapkan siswa melalui berbagai sesi try out Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT). Try out ini dirancang untuk melatih kemampuan literasi, numerasi, dan penalaran, sekaligus memetakan kesiapan akademik lulusan agar berpeluang besar lolos ke jurusan dan kampus favorit yang mereka cita-citakan. Dengan demikian, UM tidak hanya menjadi ujian akhir, tetapi bagian dari rangkaian pembinaan menuju perguruan tinggi.
Berdasarkan jadwal resmi, ujian madrasah tahun ini terbagi dalam delapan hari pelaksanaan dengan kombinasi mata pelajaran keagamaan dan umum. Pada Senin, 2 Maret 2026, sesi pagi pukul 08.00–10.00 diisi ujian kelompok peminatan seperti Matematika (MAT 1/MAT 5), Fisika 1, Kimia 1, Biologi 1/Biologi 4, Sosiologi 1/Sosiologi 5, Ekonomi 1/Ekonomi 5, Bahasa Inggris 1, serta Ilmu Tafsir, dilanjutkan istirahat pukul 10.00–10.30 dan ujian Al Qur’an Hadis pukul 10.30–12.00.
Selasa, 3 Maret 2026, pukul 08.00–10.00 diisi Matematika 2/6, Fisika 2, Kimia 2, Biologi 2/Biologi 5, Sosiologi 2, Informatika 1, Ekonomi 2/6, Bahasa Inggris 2, dan Ilmu Hadis, kemudian istirahat dan dilanjutkan ujian Akidah Akhlak pukul 10.30–12.00. Rabu, 4 Maret 2026, pada jam yang sama, siswa mengerjakan Matematika 3/7, Fisika 3, Kimia 3, Biologi 3, Geografi 1, Sosiologi 3, Informatika 2, Ekonomi 3/7, Bahasa Inggris 3, dan Bahasa Indonesia 1, lalu setelah istirahat mengikuti ujian Fikih.
Kamis, 5 Maret 2026, pukul 08.00–10.00 diisi Matematika 4, Bahasa Arab (BAR), Fisika 4, Kimia 4, UF, Geografi 2, Sosiologi 4, Informatika 3, Ekonomi 4, Bahasa Inggris 4/5, serta Bahasa Indonesia 2, dilanjutkan istirahat dan ujian Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) pukul 10.30–12.00. Pada Jumat, 6 Maret 2026, jadwal sedikit dimajukan, yaitu Bahasa Indonesia pukul 07.30–09.30, kemudian istirahat 09.30–10.00 dan ujian PKn pukul 10.00–11.30.
Ujian dilanjutkan Senin, 9 Maret 2026, dengan Bahasa Inggris pukul 08.00–10.00, istirahat, dan Sejarah pukul 10.30–12.00, lalu ditutup pada Selasa, 10 Maret 2026 dengan Matematika pada sesi pagi dan Bahasa Arab pada sesi kedua. Rangkaian jadwal yang tersusun rapi ini memastikan seluruh kompetensi siswa, baik agama maupun umum, teruji secara proporsional di akhir masa studi kelas XII.

Seluruh proses ujian dilaksanakan berbasis smartphone, di mana siswa mengerjakan soal melalui aplikasi yang telah disiapkan madrasah. Sebelum hari H, panitia memastikan kesiapan teknis mulai dari jaringan internet, server soal, hingga panduan penggunaan aplikasi bagi peserta dan pengawas ruang. Kelancaran ujian madrasah ini tak lepas dari kerja sama solid panitia ujian madrasah, para pengawas, proktor, serta teknisi madrasah yang sigap menangani berbagai kebutuhan teknis di lapangan.
Waka Kurikulum MAN 2 Tulungagung, Nurhidayah, S.Pd., M.Si., menjelaskan pentingnya sinergi antara UM dan persiapan masuk perguruan tinggi. “Ujian madrasah ini sekaligus menjadi ajang mengukur kematangan belajar siswa setelah tiga tahun di MAN 2 Tulungagung. Melalui rangkaian try out SNBT dan UM berbasis smartphone, kami ingin lulusan tidak hanya tuntas secara administratif, tetapi benar-benar siap bersaing masuk jurusan favorit di kampus impian mereka,” ujarnya.
Kepala MAN 2 Tulungagung, Drs. Muhamad Dopir, M.Pd.I., menambahkan, “Pelaksanaan Ujian Madrasah 2–10 Maret 2026 ini kami desain selaras dengan arah kebijakan Kemenag Tulungagung dan Kemenag Jawa Timur. Penggunaan smartphone, jadwal yang terstruktur, serta penguatan try out SNBT adalah bentuk keseriusan MAN 2 Tulungagung dalam melahirkan lulusan yang unggul dalam ilmu agama, kuat dalam ilmu umum, dan siap melanjutkan studi ke perguruan tinggi terbaik.”
Dengan terselenggaranya Ujian Madrasah berbasis teknologi dan didukung pembinaan intensif menuju SNBT, MAN 2 Tulungagung menegaskan posisinya sebagai madrasah yang adaptif terhadap perkembangan zaman namun tetap kokoh dalam nilai-nilai keislaman. Harapannya, seluruh siswa kelas XII dapat menyelesaikan UM dengan baik, meraih kelulusan maksimal, dan melanjutkan langkah menuju masa depan yang gemilang.


Komentar Terbaru