MANDUTA – Dalam rangka menyemarakkan Nuzulul Qur’an 1447 H yang bertepatan pada 6 Maret 2026, MAN 2 Tulungagung menggelar rangkaian kegiatan keagamaan di Masjid Al Furqon dengan mengusung tema “Meneladani Al Qur’an di Setiap Langkah Kehidupan”. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan siswa kelas X dan XI, dan berlangsung di bawah pembinaan Kemenag Tulungagung serta sejalan dengan program pembinaan keagamaan Kemenag Jawa Timur di lingkungan madrasah.
Acara diawali dengan pembukaan resmi oleh Kepala Madrasah MAN 2 Tulungagung, Drs. Muhamad Dopir, M.Pd.I., yang menegaskan pentingnya Nuzulul Qur’an sebagai momentum kembali menghidupkan Al Qur’an dalam seluruh dimensi kehidupan. Dalam sambutannya, beliau mengajak seluruh siswa untuk menjadikan tema “meneladani Al Qur’an di setiap langkah kehidupan” bukan hanya slogan, tetapi komitmen nyata dalam bersikap, belajar, dan bergaul di era digital.
Setelah pembukaan, rangkaian acara dilanjutkan dengan khotmil Qur’an yang dilaksanakan secara khidmat di Masjid Al Furqon MAN 2 Tulungagung. Para siswa secara bergiliran menyempurnakan bacaan juz-juz Al Qur’an yang telah dibagi sebelumnya, sehingga pada sesi puncak seluruh 30 juz dituntaskan sebagai wujud rasa syukur atas turunnya Al Qur’an sebagai petunjuk hidup bagi umat manusia. Suasana khusyuk tampak ketika lantunan ayat-ayat suci bergema di seluruh sudut masjid, menguatkan nuansa Ramadhan yang juga diisi dengan kegiatan pembinaan ruhani lainnya di MAN 2 Tulungagung.

Memeriahkan peringatan Nuzulul Qur’an tahun ini, panitia juga menyelenggarakan lomba dai dan Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ) yang diikuti oleh perwakilan siswa dari setiap kelas X dan XI. Dalam lomba dai, para peserta diberi kesempatan menyampaikan ceramah singkat bertema keutamaan Al Qur’an, akhlak mulia, serta implementasi “meneladani Al Qur’an di setiap langkah kehidupan” di tengah tantangan zaman modern. Peserta ditantang untuk berdakwah dengan bahasa yang menyentuh, logis, dan membumi agar pesan Al Qur’an mudah diterima oleh kalangan sebaya.
Pada cabang MSQ, peserta menampilkan kemampuan membaca, menerjemahkan, dan mensyarahi ayat-ayat suci Al Qur’an dengan penekanan pada pesan moral dan keteladanan yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini tidak hanya menguji kualitas tilawah dan kefasihan bahasa, tetapi juga kedalaman pemahaman, kemampuan bekerja dalam tim, serta keterampilan berkomunikasi di depan publik. Hal ini sejalan dengan visi MAN 2 Tulungagung untuk melahirkan generasi Qur’ani yang cakap, percaya diri, dan berakhlak.
Antusiasme peserta dan dukungan dari teman-teman sekelas menjadikan suasana lomba hangat namun tetap sarat nilai edukatif. Setiap kelas mengirimkan delegasi terbaiknya, sehingga Nuzulul Qur’an di MAN 2 Tulungagung menjadi ajang unjuk prestasi qur’ani sekaligus pelatihan kepemimpinan dakwah bagi generasi muda. Masjid Al Furqon benar-benar menjadi ruang belajar yang hidup, tempat ilmu, iman, dan kreativitas bertemu dalam bingkai cinta Al Qur’an.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Madrasah MAN 2 Tulungagung, Drs. Muhamad Dopir, M.Pd.I., menyampaikan, “Peringatan Nuzulul Qur’an di MAN 2 Tulungagung bukan sekadar acara seremonial, tetapi ikhtiar agar Al Qur’an benar-benar hadir dan menuntun langkah siswa setiap hari. Melalui khotmil Qur’an, lomba dai, dan MSQ dengan tema meneladani Al Qur’an di setiap langkah kehidupan, kami berharap lahir generasi yang cinta Al Qur’an, mampu berdakwah dengan santun, dan menjadi kebanggaan Kemenag Tulungagung serta Kemenag Jawa Timur.”
Kegiatan ini ditutup dengan sesi awarding, berupa pemberian hadiah dan piagam penghargaan kepada para pemenang lomba dai dan MSQ. Momen penganugerahan tersebut disambut tepuk tangan meriah dari seluruh peserta dan hadirin, menjadi penanda bahwa semangat berlomba dalam kebaikan benar-benar hidup di kalangan siswa MAN 2 Tulungagung. Lebih dari sekadar gelar juara, seluruh rangkaian peringatan Nuzulul Qur’an ini diharapkan meninggalkan jejak kuat dalam diri siswa untuk terus menjadikan Al Qur’an sebagai pedoman utama dalam belajar, berorganisasi, bermasyarakat, dan melangkah menuju masa depan yang diridhai Allah SWT.


Komentar Terbaru