MANDUTA – MAN 2 Tulungagung kembali menorehkan tinta emas di kancah nasional melalui prestasi gemilang tim robotiknya. Dua inovator muda, Muchamad Farel Surya Saputra dan Syahdhan Adika Firareal, sukses memboyong penghargaan dari kompetisi bergengsi Kejurnas (Kejuaraan Robotika Nasional) IRTC 2026 yang diselenggarakan pada Minggu, 25 Januari 2026 di Batu Night Spectacular (BNS), Kota Batu. Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa kualitas pendidikan teknologi di MAN Tulungagung mampu bersaing di barisan depan di bawah naungan Kemenag Tulungagung dan Kemenag Jawa Timur.
Dalam kompetisi yang digelar oleh Indonesian Robotic Training Center (IRTC) dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Internasional ini, Muchamad Farel Surya Saputra (X-12) dan Syahdhan Adika Firareal (X-8) tampil tangguh di kategori Line Tracer Analog Open Category. Keduanya masing-masing berhasil menyabet predikat Juara 3 Tingkat Nasional. Kategori Open merupakan salah satu divisi paling menantang karena robot analog yang dirancang harus memiliki tingkat akurasi sensor dan kecepatan motor yang sangat tinggi tanpa bantuan pemrograman digital (mikrokontroler), serta harus bersaing dengan peserta dari berbagai kalangan umum di tingkat nasional.

Ajang Kejurnas IRTC 2026 di BNS Batu tahun ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia, yang semuanya beradu kreativitas dalam merakit serta menguji ketangkasan robot di atas lintasan yang penuh rintangan. Keberhasilan Farel dan Syahdhan dalam menjaga ritme kecepatan robot di atas garis lintasan hingga mencapai garis finis di posisi tiga besar merupakan hasil dari riset mendalam dan latihan intensif di laboratorium robotika madrasah. Prestasi ini juga menunjukkan bahwa kurikulum berbasis teknologi dan ekstrakurikuler robotika di MAN 2 Tulungagung berhasil melahirkan generasi yang siap menghadapi tantangan era digital.
Kepala MAN 2 Tulungagung, Drs. Muhamad Dopir., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan rasa bangga atas dedikasi tim robotik tersebut. “Alhamdulillah, selamat dan sukses untuk ananda Farel serta Syahdhan. Raihan trofi di tingkat nasional ini bukan sekadar kemenangan kompetisi, tetapi bukti bahwa madrasah kami adalah tempat berkumpulnya para pemikir kreatif dan calon ahli teknologi masa depan. Kami akan terus berkomitmen mendukung setiap inovasi siswa agar MAN 2 Tulungagung terus berkontribusi bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia,” tegas beliau.
Dengan raihan dua medali nasional ini, Tim Robotik MAN 2 Tulungagung kini semakin termotivasi untuk terus berinovasi dan mempersiapkan diri menuju ajang kompetisi internasional. Keberhasilan ini diharapkan dapat menginspirasi seluruh siswa madrasah lainnya untuk tidak ragu mengeksplorasi dunia robotika dan membuktikan bahwa madrasah sanggup memimpin di bidang sains serta teknologi terapan.


Komentar Terbaru