MANDUTA – MAN 2 Tulungagung mengawali tahun pelajaran baru 2026/2027 dengan pelaksanaan Masa Taaruf Murid Madrasah (MATAMUDA) pada Senin, 13 Juli 2026. Kegiatan hari pertama ini diikuti murid kelas X yang datang sebelum pukul 06.45 dan langsung mengikuti upacara pembukaan di halaman depan madrasah, sementara murid kelas XI dan XII melaksanakan wawasan kebangsaan serta latihan baris berbaris di sanggar pramuka dengan pendampingan Polsek dan Koramil/Kodim Kecamatan Boyolangu. Setelah apel pembukaan, murid kelas X mengikuti zoom bersama Kemenag Jawa Timur, kegiatan ini juga dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Tulungagung, Mohamad Afif Fauzi. Pelaksanaan MATAMUDA di MAN 2 Tulungagung menjadi penanda dimulainya proses pengenalan lingkungan madrasah yang tidak hanya mengenalkan tata tertib dan budaya belajar, tetapi juga menegaskan pentingnya disiplin, kebersamaan, serta kesiapan mental murid baru dalam menapaki jenjang pendidikan di madrasah.
Sejak pagi, suasana madrasah tampak tertib dan penuh semangat. Murid baru datang lebih awal untuk mengikuti rangkaian pembukaan, sedangkan murid kelas atas diarahkan pada kegiatan yang menumbuhkan wawasan kebangsaan, kedisiplinan, dan kerja sama tim melalui latihan baris berbaris. Kehadiran unsur TNI dan Polri dalam pendampingan kegiatan menjadi bagian penting dalam membentuk karakter murid agar tumbuh sebagai generasi yang tangguh, hormat pada aturan, dan memiliki semangat cinta tanah air. Di sisi lain, keterhubungan kegiatan dengan Kemenag Jawa Timur melalui zoom menegaskan bahwa MATAMUDA bukan sekadar orientasi awal, melainkan bagian dari gerakan bersama madrasah dalam menyambut murid baru secara ramah, terarah, dan berkarakter.
Pembinaan karakter pada hari pertama MATAMUDA tampak jelas dari seluruh rangkaian kegiatan yang dirancang untuk membangun kebiasaan baik sejak awal masuk madrasah. Datang tepat waktu, mengikuti apel dengan tertib, mendengar arahan dengan saksama, serta menjalani kegiatan bersama secara disiplin menjadi latihan awal agar murid baru memahami bahwa keberhasilan di madrasah lahir dari sikap tertib, tanggung jawab, dan saling menghargai. Selain mengenalkan lingkungan belajar, kegiatan ini juga membiasakan murid untuk berani tampil, siap menerima arahan, dan bekerja sama dalam suasana yang teratur. Nilai-nilai inilah yang menjadi fondasi pembentukan karakter di MAN 2 Tulungagung sebagai madrasah yang terus menanamkan keseimbangan antara pengetahuan, keterampilan, dan akhlak.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Tulungagung, Mohamad Afif Fauzi, menyampaikan bahwa pelaksanaan MATAMUDA di MAN 2 Tulungagung menunjukkan semangat madrasah dalam menyiapkan generasi yang unggul dan berdaya saing. Ia juga menegaskan bahwa madrasah ini memiliki kekuatan besar dalam membangun tradisi prestasi dan karakter, seraya mengutip semangat yang telah melekat di lingkungan madrasah, yakni “MAN 2 Tulungagung melambung tanpa ujung.” Menurutnya, kalimat tersebut bukan sekadar slogan, tetapi gambaran tentang cita-cita, semangat, dan konsistensi MAN 2 Tulungagung dalam mengantarkan murid menuju masa depan yang lebih baik melalui pendidikan yang bermakna dan penuh nilai.jatim.
Kepala MAN 2 Tulungagung, Muhamad Dopir, menuturkan bahwa MATAMUDA menjadi langkah awal yang penting bagi murid baru untuk mengenal budaya madrasah, membangun kedisiplinan, dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap lingkungan belajar. Ia mengapresiasi dukungan Kemenag Tulungagung, Kemenag Jawa Timur, serta unsur TNI dan Polri yang turut hadir mendampingi kegiatan hari pertama. “Kami ingin murid baru merasakan bahwa madrasah bukan hanya tempat belajar, tetapi juga ruang pembentukan karakter. Melalui MATAMUDA, kami berharap mereka tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, berakhlak, dan siap berproses bersama keluarga besar MAN 2 Tulungagung,” ujarnya.


Komentar Terbaru