man 2

MANDUTA – Madrasah kembali menunjukkan bahwa ruang belajar bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga tempat menempa keberanian, membangun mimpi, dan menyiapkan langkah menuju masa depan. Tiga murid MAN 2 Tulungagung mendapat kesempatan berharga untuk tampil di ajang nasional dan internasional sepanjang Juni 2026. Capaian ini menjadi bukti bahwa kerja keras, disiplin, dan kesungguhan dapat membuka jalan yang lebih luas bagi siapa pun yang mau berjuang. Kehadiran mereka di panggung yang lebih besar juga menjadi kebanggaan bagi keluarga besar MAN 2, MAN 2 Tulungagung, dan MAN Tulungagung, sekaligus membawa nama Kemenag Tulungagung dan Kemenag Jawa Timur ke tingkat yang lebih tinggi.

Tiga murid yang dimaksud adalah Zhafiif Amri Amanullah kelas XI-9 yang akan berlomba pada ajang Duta GenRe tingkat nasional, Moch Fardhan Khabibi Yulianto kelas X-6 yang mengikuti Putra Putri Pelajar Indonesia tingkat nasional, serta Lintang Odeliazeta Sasmito kelas X-9 yang tampil pada paralayang internasional IPAC Paser Series 1. Masing-masing membawa bidang yang berbeda, tetapi semuanya lahir dari proses panjang, latihan yang tidak singkat, serta dorongan untuk terus berkembang. Keikutsertaan mereka bukan sekadar mengikuti lomba, melainkan juga menjadi bentuk kepercayaan bahwa murid madrasah mampu bersaing dengan percaya diri di berbagai arena.

Dari tiga ajang itu, terlihat bahwa prestasi tidak selalu lahir dari satu jalur yang sama. Ada yang tampil melalui kepemudaan, ada yang melangkah lewat ajang pengembangan diri, dan ada pula yang menembus cabang olahraga dirgantara yang menuntut keberanian tinggi. Perbedaan itu justru memperlihatkan keluasan potensi yang dimiliki murid MAN 2 Tulungagung. Madrasah terus berupaya memberi ruang bagi bakat dan minat murid agar tumbuh secara seimbang, sehingga mereka tidak hanya unggul dalam pelajaran, tetapi juga siap tampil di panggung yang lebih luas.

man 2man 2man 2

Kepala Madrasah MAN 2 Tulungagung, Muhamad Dopir, menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang diterima ketiga murid tersebut. Ia menilai, capaian ini bukan hanya soal ikut serta dalam lomba, tetapi juga tentang keberanian membawa nama baik madrasah, daerah, dan provinsi di ajang yang lebih besar. “Kami bangga karena murid MAN 2 Tulungagung mampu menunjukkan potensi terbaiknya. Semoga pengalaman ini menjadi bekal berharga untuk terus melangkah, berprestasi, dan memberi manfaat bagi orang lain. Mereka bukan hanya mewakili madrasah, tetapi juga Kemenag Tulungagung dan Kemenag Jawa Timur. Mohon doanya untuk semuanya, semoga mereka diberi kelancaran dan bisa meraih juara di setiap lomba yang mereka ikuti,” ujarnya.

Muhamad Dopir juga menegaskan bahwa keberhasilan ini lahir dari kerja sama banyak pihak, mulai dari guru, pembina, orang tua, hingga lingkungan madrasah yang terus memberi dukungan. Menurutnya, semangat seperti inilah yang perlu dijaga agar murid-murid lain turut terdorong untuk berani bermimpi besar dan berusaha mencapainya. Bagi keluarga besar MAN Tulungagung, prestasi tiga murid ini menjadi pengingat bahwa langkah kecil yang dijalani dengan sungguh-sungguh dapat mengantarkan seseorang menuju kesempatan yang jauh lebih besar.

Penulis: M. Rahman

Editor: Dwi AM Laili
61360cookie-checkTidak Kaleng-Kaleng, Tiga Murid MAN 2 Tulungagung Melaju ke Ajang Nasional dan Internasional
Jangan lupa bagikan!

Related posts