MANDUTA – Upaya mewujudkan tata kelola lembaga yang bersih, transparan, dan akuntabel terus diperkuat di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung. Pada Selasa, 13 Oktober 2026, MAN 2 Tulungagung menjadi tuan rumah kegiatan pendampingan pembangunan Zona Integritas (ZI) yang diikuti 90 peserta dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung, seluruh MTsN, dan MAN di wilayah Kabupaten Tulungagung. Kegiatan berlangsung di Aula MAN 2 Tulungagung dengan menghadirkan pemateri dari Inspektorat Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia, Mujib Roni dan M. Ubaidillah.
Kegiatan ini diterima langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung, Afif Fauzi, beserta jajaran. Kehadiran perwakilan dari berbagai satuan kerja madrasah menunjukkan pentingnya koordinasi dan komitmen bersama dalam memperkuat pembangunan Zona Integritas di lingkungan Kemenag Tulungagung.

Dalam pendampingan tersebut, para peserta mendapatkan arahan dari tim Inspektorat Jenderal Kementerian Agama mengenai penguatan pembangunan Zona Integritas. Program ini tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan dokumen dan administrasi, tetapi juga menuntut perubahan pola pikir, budaya kerja, kedisiplinan, serta konsistensi dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Pembangunan Zona Integritas menjadi langkah penting untuk mendorong terwujudnya satuan kerja yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik. Melalui pendampingan ini, setiap satuan kerja diharapkan mampu mengevaluasi pelaksanaan program, memperbaiki hal-hal yang masih perlu ditingkatkan, serta memastikan bahwa komitmen terhadap integritas benar-benar tercermin dalam pekerjaan sehari-hari.

Kepala MAN 2 Tulungagung, Muhamad Dopir, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. “Kami menyambut baik pendampingan pembangunan Zona Integritas ini karena menjadi kesempatan bagi seluruh satuan kerja untuk memperkuat komitmen dan memperbaiki tata kelola kelembagaan. Harapannya, nilai integritas tidak berhenti pada dokumen atau slogan, tetapi benar-benar diwujudkan melalui kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan pelayanan yang semakin baik. Komitmen ini juga penting untuk ditanamkan kepada murid agar mereka tumbuh menjadi generasi yang berkarakter dan menjunjung tinggi integritas,” ungkapnya.
Bagi MAN 2 Tulungagung, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan pendidikan yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga kuat dalam tata kelola dan keteladanan. Semangat Zona Integritas diharapkan dapat tumbuh dalam budaya kerja seluruh warga madrasah, mulai dari pimpinan, guru, hingga tenaga kependidikan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh murid, orang tua, dan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Kemenag Tulungagung bersama seluruh MTsN dan MAN di Kabupaten Tulungagung diharapkan semakin solid dalam membangun budaya kerja yang berintegritas. Semangat tersebut juga menjadi pengingat bagi murid MAN 2 Tulungagung bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik, tetapi juga oleh kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab. Dengan membiasakan nilai-nilai itu sejak di bangku madrasah, para murid dapat tumbuh menjadi generasi yang berani berprestasi, teguh memegang prinsip, dan siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta bangsa.


Komentar Terbaru