MANDUTA – Keluarga besar MAN 1 Tulungagung, MAN 2 Tulungagung, dan MTsN 1 Tulungagung menggelar kegiatan halal bihalal bersama di Aula MAN 2 Tulungagung pada Senin, 30 Maret 2026. Kegiatan ini berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan sebagai bagian dari tradisi saling bermaafan usai Ramadan dan Idulfitri 1447 H. Halal bihalal ini juga mengusung tema “Mempererat Silaturahmi, Menguatkan Integritas dalam Mewujudkan Pendidikan Madrasah yang Berkualitas,” yang menjadi semangat utama seluruh rangkaian acara.
Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung H. M. Afif Fauzi, S.Ag., M.Pd.I., Komite MAN 2 Tulungagung KH. Muhson Hamdani, M.Sy., Kepala MTsN 1 Tulungagung sekaligus Plt Kepala MAN 1 Tulungagung Drs. Muhibuddin, M.Pd.I., serta seluruh bapak ibu guru PNS dan PPPK dari ketiga madrasah tersebut. Kehadiran para pimpinan dan tenaga pendidik ini menunjukkan kuatnya sinergi dan kebersamaan dalam membangun pendidikan madrasah di bawah naungan Kemenag Tulungagung dan Kemenag Jawa Timur.
Suasana acara terasa akrab sejak awal. Sebelum acara resmi dimulai, para hadirin disambut penampilan Simfoni MANDUTA yang memberikan warna hangat dan nuansa hiburan yang elegan. Setelah itu, acara dibuka oleh MC Shindy Ayu Pradhita, dilanjutkan dengan pembacaan qiro’ oleh Arif Arafat yang menambah kekhidmatan kegiatan. Selanjutnya, seluruh hadirin bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Madrasah, dan Hymne Madrasah yang dipimpin oleh dirigen Rena Nimatu Zahra sebagai bentuk semangat nasionalisme dan kecintaan pada madrasah.
Rangkaian berikutnya adalah sambutan dari Kepala MAN 2 Tulungagung, Kepala MAN 1 Tulungagung sekaligus Kepala MTsN 1 Tulungagung, yang masing-masing menegaskan pentingnya menjaga silaturahmi, memperkuat sinergi, dan menumbuhkan semangat kebersamaan dalam membangun pendidikan madrasah. Dalam suasana penuh keakraban tersebut, para pimpinan madrasah menyampaikan harapan agar momentum halal bihalal menjadi titik awal untuk memperkuat kerja sama lintas satuan pendidikan serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi peserta didik.



Memasuki acara inti, KH. Muhson Hamdani, M.Sy. menyampaikan mauidhoh hasanah sekaligus memimpin doa bersama. Dalam tausiyahnya, beliau menekankan bahwa sejarah umat dan bangsa-bangsa menunjukkan pentingnya keteguhan iman, pengenalan kepada Allah, dan peran manusia sebagai khalifah di bumi. Ia juga mengingatkan bahwa pendidikan madrasah memiliki tugas besar untuk mengenalkan kembali peserta didik kepada Tuhannya, menguatkan kesadaran bahwa semua urusan bermuara kepada Allah, serta mewujudkan generasi yang cerdas, berakhlak, dan berorientasi pada pengabdian.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung H. M. Afif Fauzi, S.Ag., M.Pd.I. menyampaikan pesan tentang pentingnya saling memaafkan. “Meminta maaf maupun memaafkan sama-sama tidak mudah, tetapi justru di situlah kemuliaan seorang muslim. Karena itu, kita harus berlomba-lomba dalam meminta dan memberi maaf agar hati menjadi lebih bersih, hubungan menjadi lebih baik, dan kebersamaan kita semakin kuat,” ujarnya. Pesan tersebut disambut penuh khidmat oleh seluruh hadirin yang mengikuti acara dengan suasana teduh dan penuh makna.
Setelah mauidhoh hasanah dan doa, acara dilanjutkan dengan mushofahah yang dipimpin oleh H. M. Afif Fauzi, S.Ag., M.Pd.I. sebagai simbol saling bermaafan antarwarga madrasah. Satu per satu guru, pimpinan, dan tamu undangan berjabat tangan dalam suasana hangat dan penuh keikhlasan. Momen ini menjadi penegas bahwa nilai kebersamaan dan saling menghormati merupakan fondasi penting dalam membangun madrasah yang harmonis dan berkualitas. Acara kemudian ditutup dengan ramah tamah yang berlangsung akrab, memperlihatkan kedekatan emosional antarwarga MAN 1 Tulungagung, MAN 2 Tulungagung, dan MTsN 1 Tulungagung.
Kepala Madrasah MAN 2 Tulungagung, Drs. Muhamad Dopir, M.Pd.I., menyampaikan bahwa halal bihalal bukan hanya agenda seremonial, melainkan sarana memperkuat kebersamaan dan menyegarkan kembali semangat pengabdian. “Halal bihalal ini menjadi momentum penting bagi kita semua untuk kembali menyatukan langkah, menguatkan ukhuwah, dan meneguhkan niat bahwa setiap pekerjaan di madrasah harus diniatkan sebagai ibadah. Dengan kebersamaan seperti ini, insyaallah MAN 2 Tulungagung, MAN 1 Tulungagung, dan MTsN 1 Tulungagung akan semakin solid dalam melayani pendidikan,” tuturnya.
Kegiatan halal bihalal ini juga menjadi bukti bahwa hubungan antar-madrasah di Tulungagung terus terjaga dengan baik. Pertemuan antara guru-guru PNS dan PPPK dari MAN 1 Tulungagung, MAN 2 Tulungagung, dan MTsN 1 Tulungagung diharapkan dapat memperkuat kolaborasi dan komunikasi lintas satuan pendidikan. Dengan semangat kebersamaan, seluruh unsur madrasah diharapkan dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan mutu pendidikan Islam di bawah Kemenag Tulungagung dan Kemenag Jawa Timur.
Melalui kegiatan ini, keluarga besar madrasah meneguhkan kembali semangat saling menghargai, saling memaafkan, dan saling menguatkan. Halal bihalal di Aula MAN 2 Tulungagung bukan hanya meninggalkan kesan hangat, tetapi juga menghadirkan pesan moral bahwa pendidikan sejati lahir dari hati yang bersih, hubungan yang harmonis, dan komitmen bersama untuk menebar manfaat bagi umat dan bangsa.


Komentar Terbaru