MANDUTA – MAN 2 Tulungagung sukses menyelenggarakan kegiatan Diklat Penempuhan Badge anggota PMR Wira Unit MAN 2 Tulungagung yang berlangsung selama dua hari, yakni pada Sabtu dan Minggu, 24-25 Januari 2026. Kegiatan yang diikuti oleh 62 peserta ini dipusatkan di dua lokasi utama, yaitu lingkungan madrasah dan Situs Goa Selomangleng. Penyelenggaraan diklat ini merupakan bagian dari pembinaan karakter dan keterampilan siswa MAN Tulungagung di bawah koordinasi Kemenag Tulungagung serta selaras dengan program pengembangan kesiswaan Kemenag Jawa Timur.
Selama diklat, para peserta mendapatkan materi intensif yang berfokus pada kecakapan teknis dan kerja tim dalam situasi darurat. Materi yang diajarkan meliputi Praktik Pertolongan Pertama (PP) serta simulasi Incident Command System (ICS) untuk penanganan korban banyak secara sekaligus. Selain teori, para anggota PMR juga menempuh Uji Kecakapan PP guna memastikan setiap personel memiliki kompetensi yang mumpuni saat diterjunkan dalam aksi kemanusiaan.
Tujuan utama dari diklat ini adalah untuk menambah keterampilan praktik pertolongan pertama serta meningkatkan jiwa sukarelawanan dan kemanusiaan di kalangan siswa. Melalui simulasi ICS dan penanganan korban banyak, madrasah berharap dapat mewujudkan anggota PMR yang sigap, tanggap, dan terlatih saat melakukan pertolongan pertama di lapangan. Lokasi Situs Goa Selomangleng dipilih sebagai medan praktik untuk menguji ketangguhan fisik dan mental para peserta dalam kondisi luar ruangan.

Pembina PMR Unit MAN 2 Tulungagung, Indra Saputra, S.Pd., menyampaikan bahwa materi yang diberikan telah dirancang untuk membentuk mentalitas relawan yang profesional. “Kami fokus pada penguasaan teknik Incident Command System agar siswa tidak hanya pandai melakukan pertolongan secara individu, tetapi juga mampu berorganisasi dengan baik saat menghadapi situasi dengan banyak korban. Penempuhan badge ini adalah pembuktian atas komitmen dan ketangguhan mereka,” tuturnya.
Kepala MAN 2 Tulungagung, Drs. Muhamad Dopir., M.Pd.I., memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan diklat penempuhan badge ini sebagai langkah nyata pencetakan generasi yang peduli sesama. “Kami sangat mendukung kegiatan diklat PMR Wira ini karena kemanusiaan adalah nilai inti dari pendidikan madrasah. Dengan pembekalan materi ICS dan pertolongan pertama yang mendalam, diharapkan anggota PMR MAN 2 Tulungagung menjadi pribadi yang sigap dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi dalam membantu sesama tanpa pamrih,” tegasnya.
Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat ini ditutup dengan prosesi penyamatan badge kepada 62 anggota PMR yang telah dinyatakan lulus uji kecakapan. Dengan keberhasilan diklat ini, Unit PMR Wira MAN 2 Tulungagung kini memiliki personel yang lebih siap secara keterampilan dan mental untuk mendukung berbagai kegiatan kesehatan maupun kemanusiaan, baik di lingkungan madrasah maupun di masyarakat luas.


Komentar Terbaru