MANDUTA – MAN 2 Tulungagung melanjutkan rangkaian Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) pada Selasa, 14 Juli 2026, dengan kegiatan yang dirancang untuk memperkuat pengenalan madrasah sekaligus membangun karakter murid baru. Pada hari kedua ini, tim Humas MAN 2 Tulungagung memaparkan branding madrasah sebagai upaya menanamkan kebanggaan, mengenalkan ciri khas lembaga, serta memperlihatkan berbagai program unggulan yang selama ini menjadi identitas MAN 2, MAN 2 Tulungagung, dan MAN Tulungagung di bawah pembinaan Kemenag Tulungagung dan Kemenag Jawa Timur. Setelah itu, para murid baru mengikuti sosialisasi peraturan sekolah yang disampaikan di kelas masing-masing untuk menanamkan disiplin sejak awal, mulai dari ketepatan waktu, tata krama, kerapian, hingga tanggung jawab sebagai pelajar madrasah. 
Kegiatan ditutup dengan lomba debat yang menjadi ruang bagi murid baru untuk berlatih menyampaikan pendapat, memahami persoalan, mengasah keberanian, dan mencari solusi yang tepat melalui argumen yang logis dan santun. Rangkaian ini menunjukkan bahwa MATAMUDA bukan hanya agenda pengenalan lingkungan, tetapi juga sarana pembinaan yang menyatu dengan pembentukan kebiasaan baik, kepercayaan diri, dan sikap saling menghargai di lingkungan madrasah.
Pembinaan karakter pada hari kedua MATAMUDA tampak kuat melalui kombinasi kegiatan yang menuntut murid untuk mengenal madrasah, mematuhi aturan, dan berani tampil di depan teman sebaya. Branding madrasah memberi pemahaman bahwa setiap murid adalah bagian dari wajah lembaga, sehingga sikap, tutur kata, dan perilaku sehari-hari ikut mencerminkan nama baik madrasah. Sosialisasi peraturan sekolah menegaskan pentingnya disiplin sebagai dasar keberhasilan belajar, sedangkan lomba debat melatih murid berpikir kritis, mendengarkan pandangan orang lain, dan menyampaikan gagasan secara bertanggung jawab. Dengan alur kegiatan seperti ini, murid baru tidak hanya diperkenalkan pada suasana belajar, tetapi juga diarahkan untuk tumbuh sebagai pribadi yang tertib, percaya diri, dan mampu bekerja sama dalam perbedaan pandangan.

Kepala MAN 2 Tulungagung, Muhamad Dopir, menyampaikan bahwa hari kedua MATAMUDA menjadi ruang penting untuk menanamkan karakter sekaligus membangun kebanggaan terhadap madrasah. Ia menegaskan bahwa branding madrasah bukan sekadar promosi, melainkan cara untuk meneguhkan jati diri lembaga dan memberi pemahaman kepada murid baru tentang nilai-nilai yang dijaga di MAN 2 Tulungagung. “Kami ingin murid baru sejak awal mengenal madrasah ini sebagai rumah belajar yang membentuk disiplin, keberanian, dan kepedulian. Melalui sosialisasi aturan dan lomba debat, mereka belajar bahwa sikap tertib dan kemampuan menyampaikan gagasan adalah bekal penting untuk tumbuh menjadi generasi yang unggul,” ujarnya.
Melalui rangkaian kegiatan MATAMUDA hari kedua ini, MAN 2 Tulungagung berharap murid baru semakin mengenal budaya madrasah, tumbuh dalam kedisiplinan, serta memiliki semangat belajar yang kuat sejak awal memasuki lingkungan pendidikan baru. Kegiatan ini juga menjadi langkah awal untuk membentuk generasi madrasah yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter, santun, dan siap berproses bersama seluruh warga madrasah.


Komentar Terbaru