MANDUTA – Murid MAN 2 Tulungagung, Belga Luk Luk Syarifatul Arifin, kembali menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Jatim Open 2026 yang berlangsung pada 1–3 Mei 2026. Siswi kelas X-10 tersebut berhasil meraih juara 3 provinsi pada nomor estafet 4×100 meter putri all, sebuah capaian yang menjadi kebanggaan bagi keluarga besar MAN Tulungagung serta di bawah pembinaan Kemenag Tulungagung dan Kemenag Jawa Timur. Prestasi ini menambah daftar capaian murid MAN 2 yang terus menunjukkan semangat berkompetisi di bidang akademik maupun nonakademik.
Ajang Jatim Open 2026 sendiri merupakan kejuaraan atletik yang digelar pada 1–3 Mei 2026 dan diikuti para atlet nasional dari berbagai daerah dengan persaingan yang ketat. Di tengah ketatnya perlombaan, Belga bersama tim PASI Kabupaten Tulungagung mampu tampil konsisten hingga akhirnya naik podium dan membawa pulang predikat juara 3. Capaian ini menunjukkan bahwa ketekunan latihan, disiplin, dan kerja sama tim menjadi bekal penting untuk meraih hasil terbaik di lintasan.
Bagi MAN 2 Tulungagung, prestasi Belga bukan sekadar angka di papan hasil lomba, tetapi juga bukti bahwa potensi murid terus tumbuh ketika diberi ruang untuk berkembang. Keberhasilan ini memperlihatkan bahwa madrasah tidak hanya menjadi tempat belajar di kelas, melainkan juga ruang pembinaan karakter, sportivitas, dan daya juang. Dalam konteks itu, prestasi olahraga seperti ini menjadi contoh nyata bahwa murid MAN Tulungagung mampu bersaing dan berkontribusi dalam berbagai bidang.

Kepala MAN 2 Tulungagung, Muhamad Dopir, menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih Belga Luk Luk Syarifatul Arifin. Ia menegaskan bahwa capaian tersebut lahir dari kerja keras, kedisiplinan, dan semangat pantang menyerah yang patut menjadi teladan bagi murid lainnya. “Kami bangga atas prestasi yang diraih Belga. Ini menunjukkan bahwa murid MAN 2 Tulungagung memiliki potensi besar untuk berprestasi di tingkat provinsi bahkan lebih tinggi lagi. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi murid lain untuk terus berlatih, menjaga semangat, dan membawa nama baik madrasah di berbagai ajang,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa madrasah akan terus memberi dukungan bagi murid yang memiliki bakat dan minat di bidang olahraga maupun bidang lainnya. Menurutnya, keberhasilan murid dalam sebuah kejuaraan bukan hanya kebanggaan pribadi, tetapi juga kebanggaan bagi keluarga, madrasah, dan lingkungan pendidikan di bawah naungan Kemenag Tulungagung serta Kemenag Jawa Timur. Karena itu, pihak madrasah berharap prestasi Belga dapat menjadi pemantik semangat bagi murid-murid lain untuk terus mengasah kemampuan dan percaya diri dalam menempuh berbagai kompetisi.


Komentar Terbaru