MANDUTA – MAN 2 Tulungagung menggelar kegiatan Parenting Insight Session (PINS) bersama Bunda Aniqq Al Fariqoh dari Pondok Pesantren Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo, pada Senin, 4 Mei 2026, mulai pukul 09.00 hingga 12.00 di aula MAN 2 Tulungagung. Kegiatan ini secara khusus mengundang ibu-ibu wali murid kelas XI, karena pembahasan yang diangkat memang difokuskan untuk para ibu sebagai pendamping utama anak di rumah. Acara dibuka langsung oleh Kepala MAN 2 Tulungagung, wakil kepala madrasah, dan kepala tata usaha MAN 2 Tulungagung, serta diikuti oleh ibu-ibu guru MAN 2 Tulungagung. Kehadiran para peserta menunjukkan kuatnya perhatian madrasah dalam membangun sinergi antara sekolah dan keluarga, terutama dalam mendukung tumbuh kembang peserta didik di lingkungan MAN Tulungagung di bawah pembinaan Kemenag Tulungagung dan Kemenag Jawa Timur.
Mengusung tema “Menjadi Orang Tua yang Dirindukan Anak”, kegiatan ini menghadirkan suasana hangat, akrab, dan penuh makna sejak awal hingga akhir. Dalam penyampaian materinya, Bunda Aniqq Al Fariqoh mengajak para ibu untuk memahami bahwa kehadiran orang tua tidak hanya diukur dari seberapa sering berada di dekat anak, tetapi juga dari bagaimana membangun kedekatan emosional yang membuat anak merasa aman, dihargai, dan nyaman untuk bercerita. Ia juga menegaskan bahwa kedekatan anak dengan orang tua akan lebih mudah terbangun apabila hubungan dalam rumah tangga, khususnya antara suami dan istri, terjalin dengan baik terlebih dahulu. Menurutnya, keharmonisan dalam keluarga menjadi dasar penting dalam menciptakan suasana rumah yang nyaman, tenang, dan penuh kasih sayang, sehingga anak dapat tumbuh dalam lingkungan yang sehat secara emosional dan merasa memiliki tempat pulang yang menenangkan. Para peserta diajak melihat kembali peran ibu bukan sekadar sebagai pengasuh, tetapi juga sebagai tempat pulang yang dirindukan anak ketika mereka menghadapi lelah, kecewa, atau kegembiraan dalam keseharian.
Dalam sesi pemaparan, peserta diajak memahami bahwa pola komunikasi dalam keluarga memegang peranan besar terhadap pembentukan karakter anak. Bunda Aniqq menekankan pentingnya mendengar tanpa tergesa menghakimi, menegur dengan kasih sayang, serta menghadirkan rumah sebagai ruang yang menenangkan, bukan tempat yang menakutkan bagi anak. Pesan-pesan itu terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari para ibu, terutama ketika anak mulai tumbuh besar dan membutuhkan dukungan yang lebih bijak, lembut, dan konsisten. Kegiatan ini juga menjadi ruang berbagi pengalaman antarpeserta, sehingga suasana diskusi terasa hidup dan saling menguatkan.
Kepala MAN 2 Tulungagung, Muhamad Dopir, menyampaikan bahwa kegiatan parenting seperti ini merupakan bagian penting dari pendidikan madrasah, karena keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh proses belajar di kelas, tetapi juga oleh dukungan keluarga di rumah. Menurutnya, madrasah dan orang tua perlu berjalan beriringan agar pembinaan terhadap anak berlangsung lebih utuh. “Kami ingin anak-anak MAN 2 Tulungagung tumbuh bukan hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang baik, karakter yang kuat, dan hubungan keluarga yang sehat. Karena itu, kegiatan seperti Parenting Insight Session ini sangat penting, terutama untuk memperkuat peran ibu sebagai sosok yang paling dekat dengan anak,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa tema menjadi orang tua yang dirindukan anak sangat relevan dengan tantangan pengasuhan masa kini, ketika anak-anak semakin banyak berhadapan dengan dunia digital, perubahan pergaulan, dan tekanan emosional yang tidak selalu mudah dipahami. Dalam kondisi seperti itu, orang tua perlu hadir sebagai pendengar yang baik, pemberi arah yang lembut, dan teladan yang konsisten. “Madrasah tentu berterima kasih kepada para ibu wali murid kelas XI yang telah meluangkan waktu hadir dalam kegiatan ini. Semoga ilmu yang diperoleh hari ini membawa manfaat bagi keluarga masing-masing dan semakin menguatkan kerja sama antara rumah dan madrasah,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, MAN 2 Tulungagung menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program yang tidak hanya berfokus pada pembelajaran di kelas, tetapi juga menyentuh aspek pembinaan keluarga dan penguatan karakter peserta didik. Parenting Insight Session bersama Bunda Aniqq Al Fariqoh menjadi salah satu ikhtiar madrasah dalam membangun lingkungan pendidikan yang lebih hangat, komunikatif, dan saling mendukung. Dengan kolaborasi antara madrasah, orang tua, dan para guru, MAN 2 Tulungagung berharap dapat terus melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak, dan tumbuh dalam keluarga yang penuh kasih sayang di bawah naungan Kemenag Tulungagung dan Kemenag Jawa Timur.


Komentar Terbaru