kabid pendma kanwil jawa timur

MANDUTA – Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Jawa Timur, Dr. Sugiyo, M.Pd., menghadiri Talk Show Pengembangan Aplikasi SWIFT (Seedy Way of Information for Track) di Aula MAN 2 Tulungagung pada Senin, 24 Februari 2026. Acara inovatif yang digagas MAN Tulungagung ini mempertemukan madrasah dengan empat lembaga strategis: Dinas Perhubungan, Polres Tulungagung, Jasa Raharja, dan Diskominfo Kabupaten Tulungagung. Kegiatan juga dihadiri Kepala Kankemenag Tulungagung, H. M. Afif Fauzi, S.Ag., M.Pd.I., yang turut mengapresiasi sinergi pendidikan madrasah dengan layanan publik di bawah naungan Kemenag Tulungagung dan Kemenag Jawa Timur.

Empat pimpinan lembaga menjadi narasumber utama. Ahmad Arif Budiman, Kepala Kantor Pelayanan Jasa Raharja Tulungagung, memaparkan peran Jasa Raharja dalam santunan korban kecelakaan dan integrasi data digital untuk layanan cepat. Iswahjudi, S.I.P., M.Si., Kepala Dinas Perhubungan, menjelaskan sistem pemantauan transportasi berbasis teknologi untuk keselamatan jalan raya. AKBP Dr. Ihram Kustarto, S.H., S.I.K., M.Si., M.H., Kapolres Tulungagung, menggarisbawahi pemanfaatan TI untuk tertib lalu lintas dan pencegahan pelanggaran. Sementara Drs. Suparni, M.M., Kepala Diskominfo, membahas tata kelola data aman dan dukungan infrastruktur digital pemerintah daerah bagi inovasi seperti SWIFT.

kabid pendma kanwil jawa timur kabid pendma kanwil jawa timur

SWIFT (Seedy Way of Information for Track) yang dikembangkan siswa MAN 2 Tulungagung diperkenalkan sebagai aplikasi pelacakan informasi real-time yang terintegrasi dengan layanan publik. Talk show ini memberikan siswa pemahaman praktis tentang aplikasi teknologi dalam transportasi, penanganan kecelakaan, keamanan, dan pengelolaan informasi publik. Kolaborasi lintas instansi menjadi bukti link and match madrasah dengan dunia kerja nyata, memperkaya pembelajaran berbasis proyek di era digital.

Kepala Kankemenag Tulungagung, H. M. Afif Fauzi, S.Ag., M.Pd.I., mengapresiasi inisiatif ini. “Talk show SWIFT di MAN 2 Tulungagung menunjukkan madrasah mampu berinovasi dan bermitra strategis. Siswa belajar langsung bagaimana TI melayani masyarakat, menjaga keselamatan, dan mempercepat layanan publik. Di bawah Kemenag Jawa Timur, kami harap lahir inovasi madrasah lain yang bermanfaat bagi umat dan negara.”

Kepala MAN 2 Tulungagung, Drs. Muhamad Dopir., M.Pd.I., menekankan komitmen inovasi. “SWIFT bukan sekadar aplikasi, tapi laboratorium siswa menjadi pencipta solusi. Kehadiran Jasa Raharja, Dishub, Polres, dan Diskominfo membuktikan madrasah relevan dengan kebutuhan zaman. Bersama Kemenag Tulungagung dan Kemenag Jawa Timur, MAN 2 jadi pusat transformasi digital berbasis nilai Islam.”

Kegiatan ini mengukuhkan MAN 2 Tulungagung sebagai madrasah pionir teknologi Islami yang aplikatif. Talk show SWIFT diharapkan memicu karya digital siswa lain yang berkontribusi bagi masyarakat di era transformasi digital.

54430cookie-checkKabid Pendma Jawatimur Hadiri Talkshow MoU Aplikasi SWIFT MAN 2 Tulungagung dengan Empat Lembaga Strategis
Jangan lupa bagikan!

Related posts