MANDUTA – Sebagai wujud komitmen terhadap pelestarian lingkungan, OSIS MAN 2 Tulungagung melalui Sie Lingkungan Hidup kembali menggelar aksi nyata bertajuk Beach Clean Up dan Penghijauan 2026. Kegiatan rutin tahunan ini dilaksanakan pada Sabtu, 7 Februari 2026, berlokasi di kawasan konservasi Pantai Coro, Tulungagung. Sebanyak puluhan peserta yang terdiri dari seluruh pengurus OSIS, perwakilan Majelis Perwakilan Kelas (MPK), serta anggota PALAMANDA (Pecinta Alam MAN 2 Tulungagung) bahu-membahu dalam misi reboisasi dan pembersihan sampah plastik.
Agenda utama kegiatan meliputi penanaman 50 bibit tanaman keras sebagai upaya reboisasi kawasan pesisir agar lebih asri dan mampu mencegah abrasi, serta aksi bersih-bersih pantai (beach clean up) yang menyasar sampah plastik di sepanjang garis pantai. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dan pendampingan langsung dari jajaran pimpinan madrasah, antara lain Waka Kesiswaan Endang Minawati, S.Pd., Waka Humas Dwi Asih Mundirotul Laili, S.Ag., M.Pd.I, Kepala Tata Usaha Nur Mazidah, S.Sos, serta Pembina OSIS Drs. Cuk Hari Purnama. Tak ketinggalan, Tim Adiwiyata MAN 2 Tulungagung yang terdiri dari Erna Dwi Anjarwati, S.Pd., Indro Sembodo, S.S., Luthvi Tri Handayani, S.Pd., Khoirul Mudawinun Nisa’, S.Pd.I, dan Mahmudia Rahman, S.Si., S.Pd., M.Pd. turut terjun langsung mendampingi para siswa.

Lebih dari sekadar aksi sosial, kegiatan ini juga merupakan implementasi nyata dukungan MAN 2 Tulungagung terhadap program prioritas Kementerian Agama Republik Indonesia, yakni Ekoteologi. Konsep ini menekankan pentingnya peran agama dalam upaya pelestarian alam, di mana menjaga lingkungan dipandang sebagai bagian integral dari keimanan dan ibadah. Melalui kegiatan ini, siswa diajak untuk memahami bahwa merawat bumi adalah manifestasi rasa syukur kepada Sang Pencipta, sekaligus tanggung jawab moral umat beragama untuk menjaga keberlanjutan ciptaan-Nya dari kerusakan.
Menariknya, aksi lingkungan kali ini juga menggandeng mitra eksternal, yakni Tim Aliansi Wilis Selatan (ALWIS) yang memberikan edukasi teknis mengenai konservasi alam serta pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem laut selatan. Kolaborasi ini memperkaya wawasan siswa tentang isu-isu lingkungan hidup yang lebih luas. Sebelum turun ke lapangan, seluruh rombongan melakukan apel persiapan dan doa bersama untuk kelancaran kegiatan.
Kepala MAN 2 Tulungagung, Drs. Muhamad Dopir., M.Pd.I., memberikan apresiasi tinggi terhadap konsistensi siswa dalam menjaga alam. “Kegiatan Beach Clean Up dan Penghijauan ini bukan sekadar program kerja OSIS, tetapi wujud nyata karakter peduli lingkungan yang tertanam kuat pada siswa MAN 2 Tulungagung. Hal ini sangat sejalan dengan semangat Ekoteologi yang digagas Kementerian Agama, di mana kita diajarkan untuk menghadirkan nilai-nilai spiritual dalam setiap upaya konservasi alam. Saya bangga melihat sinergi antara siswa, guru, dan komunitas ALWIS dalam merawat Pantai Coro. Semoga aksi kecil ini menjadi amal jariyah dan inspirasi bagi masyarakat luas untuk lebih mencintai bumi ciptaan Allah,” ungkap beliau.
Melalui kegiatan ini, MAN 2 Tulungagung berharap dapat mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan tanggung jawab ekologis yang tinggi, selaras dengan visi madrasah adiwiyata yang berkelanjutan di bawah naungan Kemenag Tulungagung.


Komentar Terbaru